Berkat Kemnaker dan Indo Rama, Nopan Kini Menjadi Wirausahawan Yang Sukses
Keterangan foto : Nopan Purwadi (Tengah)
Progresnews.info –Tenaga Kerja Mandiri Lanjutan ( TKML) Nopan Purwadi pria 37 tahun ini, diliputi kegembiraan yang amat sangat setelah mendapat Bantuan dari Kemnaker serta mendapat bantuan Corporate Social Responsibility ( CSR) dari PT Indo Rama sebesar Rp. 50 juta ditahun 2025 tepatnya pada bulan Juli lalu.
Dengan Dana 50 juta rupiah , Nopan membeli 10 unit Gerobak dorong ( satu unit gerobak bernilai Rp.2,5 juta ), belanja plastik Rp 20 juta, tambahan modal kerja produksi dan biaya operasional lainnya.
Rumah Jamur Fahira brand dari usahanya ini berada di Desa Suka Aji, Kec. Tegal Waru, Kabupaten Purwakarta.
Menyediakan Baglog Jamur, Bibit F2, Jamur Segar dan olahan Jamur.
Hingga saat ini omzet perbulan yang didapat Nopan mencapai Rp. 100 -150 juta. Jumlah pekerja yang kini bekerja di tempatnya telah mencapai 70 orang, sistem pengajian dengan menggunakan sistem transfer rekening bank, dan setiap pekerja punya nomor rekening bank masing masing.
BIBIT JAMUR
Untuk pemesanan konsumen bisa mendatangi langsung tempat usahanya, bisa juga dengan pemesanan secara online, terkait pembayaran konsumen bisa menggunakan Kartu Debit, QRIS, Dana, E-Wallet.
Menurut Nopan, strategi pemasaran usahanya lewat Media Sosial, iklan di IG dan juga melalui Tik Tok. Selain itu, penjualan untuk luar negeri dilakukan melalui titip barang ke Singapore, Brunei , Amerika Serikat dan lain lain.
Dengan berkembangnya usaha ini, Nopan berharap dapat membantu perekonomian di daerah sekitar usahanya, serta menyerap tenaga kerja lebih banyak lagi.
Nopan, mengucapkan terima kasih kepada Kementerian Ketenagakerjaan khususnya Balai Besar Perluasan Kesempatan Kerja ( BBPKK) Lembang, Bandung Barat yang sudah membuka jalan, melatih, serta memberikan arahan arahan dan pendampingan yang luar biasa selama ini, juga kepada PT Indo Rama dengan dana CSR nya telah membantu pengembangan usaha nya sehingga maju dan berkembang.


