Siapa Yang Membekingi Haji Edi ?
Progresnews.Info- Foto selfie pengendali perusahaan pengirim pekerja migran ke Arab dengan oknum perwira Mabes Polri sangat luar biasa akrab. Sumber menyebutkan tersebar foto ke beberapa mesenger whatsapp, foto selfie, diduga personal yang dikenal dengan nama haji Edi, sebagai individu pengendali PT. Elshafah Adi Wiguna Mandiri dengan nama sesungguhnya Rahman Edi Yunus.
Dia pengendali korporasi terkonsolidasi dengan proses proses pengiriman pekerja migran Indonesia (PMI) ke Arab dan sebagian Asia bersama dengan perwira menengah Mabes Polri, itu terjadi pada rentang moratorium dipersoalkan publik”.ucap sumber dikawasan Condet, Jakarta Timur.
Kondsisi keakraban dalam foto itu bisa dengan sangat luar biasa terjadi, sampai dijamu hidangan makan didalam ruangan perwira menengah Mabes Plolri, pada saat publik sedang menuntut agar pemerintah dan DPR RI mencabut moratorium yang sudah berlangsung puluhan tahun tersebut.
Sambutan, yang harus demikian akrab diruang petinggi Mabes Polri terhadap tamu yang terkait langsung dengan kinerja institusi polri saja tidak perlu seperti itu.
Foto tersebut, dengan lugas hendak memperlihatkan dan mungkin berbicara sejuta kata tentang hubungan suami dari Penti itu sudah sangat familiar antar orang didalamnya. Itu sangat tidak lazim.
Dari hal yang ditampilkan foto ini tentu, sekaligus menunjukan bahwa pertemuan itu terjadi bukan baru pertama kali. Keakraban Edi yang memiliki rumah beralamat di jalan Munggang No. 48, Jakarta Timur itu cendrung kuat adalah pertemuan perulangan. Nanti Mabes Polri bisa mengkrosceknya dari sistem dan seluruh kamera pengawas tamu di Mabes Polri.
Yang menggelitik bagi publik adalah, mengapa hal demikian bisa berlangsung tanpa sembunyi-sembunyi ? mengapa oknum Polisi mau sevulgar itu dengan ayah dari Pandu Adi Wiguna, yang idealnya justru paling minimal menjadi target pengawasan untuk tidak menyatakan harus disidik polri ?
Kadivhuninter Mabes Polri Irjen Pol Krishna Murti tidak mengenal beberapa kombes Pol yang bersama H. Edi. “Siapa itu,”ucapnya singkat dalam whatsApp.
Kapolri Listio Sigit Prabowo idelanya memerintahkan instrumen Mabes Polri untuk memeriksa hubungan pertemuan yang teramat akrab tersebut. Sehingga tidak ada presepsi buruk terhadap institusi Polri.
Persoalan PMI adalah masalah kemanusiaan yang sangat luar biasa sensitif karena menjadi penyumbang angka kematian ( pro mortalitas ) yang sangat menyedihkan.
Hukum bisa tegak dengan adil sehingga kita tidak dikategorikan bangsa lain sebagai bangsa yang kurang beradab diera kecanggihan teknologi saat ini.
Dalam kurun waktu tiga tahun belakangan tercata PT. Elshafah Adi Wiguna Mandiri diduga melakukan perdagangan orang (TPPO) ke Arab Saudi dan Bharain. Elshafah Adi Wiguna Mandiri diduga mengirim Ika Sulastri ke Riyadh, Arab Saudi, secara Ilegal pada pada 16 Januari 2020. Karena, Kemnaker telah melarang pengiriman PMI ke Arab Saudi.
Ketentuan itu diatur dalam Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Nomor 260 Tahun 2015 tentang Penghentian dan Pelarangan Penempatan TKI pada Pengguna Perseorangan di Negara- negara Kawasan Timur Tengah.
Dengan bukti pelanggaran yang berulang-ulang dilakukan PT Elshafah Adi Wiguna Mandiri , tidak ada alasan lagi bagi Kementerian Ketenagakerjaan untuk segera mencabut izin Pengerahan ( SIP ) P3MI ini. (Red)

