Ollenostal Daimboa- Yeheskiel Imbiri (OJACK) Siap Mewujudkkan Masyarakat Waropen Sejahtera, Sehat, Berkualitas, Berbudaya dan Mandiri.

Cabup dan Cawabup Kabupaten Waropen, Provinsi Papua

Progresnews.Info-Rakyat Indonesia di 270 daerah akan melaksanakan Pemilihan Kepala Daerah (PILKADA) secara serentak pada 9 Desember 2020. Dengan rincian  9 Provinsi ( Gubernur) ,  37  Kota ( Walikota) dan 224 Kabupaten (Bupati) . Salah satu daerah dari 270 itu adalah Kabupaten Waropen, Papua.

Kali ini,  dua putra daerah terbaik Waropen yakni Ollenostal Daimboa dan Yeheskiel Imbiri terpanggil untuk membenahi daerah yang mereka cintai dengan maju sebagai Calon Bupati dan Wakil Bupati periode 2020-2025 yang diusung oleh dua Partai Politik yakni  Partai Amanat Nasional (PAN) dan Partai Nasional Demokrat (NASDEM).

Adapun visi yang diusung oleh OJACK (Ollenostal Daimboa dan Yeheskiel Imbiri) yakni; Siap Mewujudkkan Masyarakat Waropen Sejahtera, Sehat, Berkualitas, Berbudaya dan Mandiri.

Guna mewujudkan Visi tersebut keduanya secara gamblang menuangkannya dalam misi yang mereka emban yakni ; – Meningkatkan kualitas dan kapasitas sumber daya manusia Waropen  melalui bidang pendidikan dan kesehatan.

– Mewujudkan Waropen sebagai kota jasa dan parawisata di teluk Cenderawasih

– Memberdayakan seluruh potensi masyarakat menciptakan keharmonisan kedamaian bagi semua komponen bangsa.

– Meningkatkan perlindungan terhadap citra dan hak- hak dasar masyarakat Waropen perempuan adat budaya dan agama.

– Meningkatkan pemberdayaan masyarakat untuk mendorong partisipasi kemandirian dan produktifitas.

Calon Bupati Ollenostal Daimboa dan Calon Wakil Bupati Yeheskiel Imbiri telah memetahkan persoalan yang kini dihadapi oleh daerah Waropen diantaranya adalah pertumbuhan ekonomi, perputaran uang serta minimnya pembangunan fasilitas infrastruktur jalan dan jembatan, minimnya moda transportasi darat, laut dan udara, kemudian, juga sarana puskesmas yang minim ditambah lagi  kurang tersedianya obat obatan dan  alat alat kesehatan serta sarana pendidikan berupa sekolah-sekolah dan minimnya tenaga pengajar di 151 kampung  di Kabupaten Waropen,Papua.

Mereka pun menyoroti soal tata kelola birokrasi ASN yang kini dihadapi Pemeritah daerah. Banyak penempatan pejabat ASN daerah yang tidak sesuai kompetensinya, misalnya; Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Waropen dijabat oleh seorang yang bukan berlatar belakang dokter, namun dijabat oleh seorang yang berlatarbelakang pendidik alias guru.

Untuk itu, keduanya kalau dipercaya oleh Masyarakat Waropen menjadi bupati dan wakil bupati Waropen, keduanya bertekad membawa perubahan menuju Waropen baru, dengan meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan Kesejahteran masyarakat.  Mengingat, keduanya memiliki latar belakang yang mumpuni yakni, calon bupati pernah jadi guru , Kepala Dinas Perhubungan di kabupaten Wamena, membuka Bandara di Wamena.  Sementara, calon wakil bupati berlatar belakang pengusaha , menjadi ketua Gapensi selama lima belas tahun di Nabire, fokus di infrastruktur jalan dan jembatan.

Suasana Pilkada kali ini tentu terasa berbeda dengan Pilkada sebelum-sebelumnya. Terasa berbeda ? karena dilaksanakan ditengah pandemi virus corona-19, namun tidak menjadi halangan untuk digelar 9 Desember mendatang, mengingat kesiapan penyelenggara pilkada sudah terencana dan terukur dengan mematuhi protokol kesehatan yang ditetapkan oleh Pemerintah Pusat. (Teddy Unggik)

 

 

Silahkan di ShareTweet about this on TwitterShare on Facebook

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *