KIPAS NTT Kawal Ketat Pesta Demokrasi di NTT 2018

images

Progresnews.Info-Komite Independen Pemantauan Pilkada Serentak NTT (Kipas NTT) dibentuk 2 Feb 2018, sebagai lembaga independen untuk memantau dan mengawasi penyelenggaraan Pilkada di NTT.

“Kami percaya bahwa Pilkada 2018 memiliki makna amat strategis. Pertama tama hajat demokrasi yang diselenggarakan di tingkat propinsi dan di 10 Kabupaten merupakan pintu masuk bagi lahirnya pemimpin yang ideal bagi NTT. Ke pundak Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati kami percayakan tugas besar, yakni membebaskan daerah ini dari penyakit laten yang memiskinkan. Masalah itu namanya Mafia Korupsi, Human Traficking dan Malnutrisi serta problem sosial lainnya menuju NTT yang lebih sejahtera,”ujar Koordinator KIPAS NTT Yoseph Godho dalam Keterangan Pers tertulis yang diterima Progresnews.Info di Jakarta, pada Selasa(13/2).

Karena itu, lanjut Yoseph, KIPAS NTT akan turun langsung dengan kekuatan penuh, bwrpartisipasi dalam seluruh rangkaian Pilkada dengan memantau secara langsung maupun tak langsung dalam pesra demokrasi tersebut.

Dia menambahkan KIPAS NTT akan bekerjasama dengan penyelenggara pemilu, aparat penegak hukum dan lembaga negara lainnya, serta masyarakat sipil, dalam memantau dan mengawasi proses penyelenggaraan pilkada tersebut. Oleh karena itu Kami Masyarakat sipil yang tergabung daLam Komite Independen Pemantauan PIlkada Serentak (KIPAS) NTT
1. Mendesak semua pihak agar mematuhi UU Pemilu serta senantiasa aktif dalam memastikan prosesnya berlangsung dengan jujur dan adil dari KPUD NTT sampai tingkat KPPS/TPS

2. Mendesak semua pihak segera melaporkan apabila melihat atau menemukan adanya penyelewengan atau pelanggaran Pilkada NTT 2018 seperti Politik Uang, Kooptasi Kepentingan, Intimidasi dan Gratifikasi

3. Mendesak semua Satgas KIPAS NTT untuk bekerja optimal agar Pilkada kali ini benar benar melahirkan pemimpin baru yang berintegritas, inspiratif dan memihak kepada kepentingan dan kesejahteraan rakyat. (TU)

Silahkan di ShareTweet about this on TwitterShare on Facebook

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *