Kasus Marianus Sae, Pintu Masuk Pemberantasan Korupsi di NTT.

IMG-20180212-WA0012

Progresnews.Info-Jaringan Aktivis Pro Demokrasi (ProDem) mengapresiasi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang melakukan Operasi Tangkap Tangan KPK Terhadap Cagub NTT dari PDI P Marianus Sae.

“Kita apresiasi kerja KPK dan berharap kasus ini harus Jadi Pintu Masuk Untuk Menangkap Mafia2 Proyek di NTT, “ujar Aktivis ProDem Aloysius Rebong kepada Progresnews.Info di Jakarta, Senin (12/2).

Menurut Aloy Rebong, publik akan terus mendorong KPK jangan berhenti di Marianus Sae aja tetapi beberapa Bupati di NTT yang maju kembali dalam Pilkada harus dipantau dan diperiksa kasus-kasusnya.

“Opini dan desakan publik mesti diarahkan kesitu. Agar kasus Marianus Sae ini berdampak positif utk pemberantasan korupsi di NTT,” tegas Aloy Rebong.

Ke depan, menurut Aloy Rebong, yg paling penting adalah bagaimana mencegah orang-orang koruptif agar tidak masuk dlm jabatan publik, agar mereka jangan bersentuhan atau mengendalikan APBD.

“Jika tdk, APBD akan jadi bancakan nanti,” tandas Rebong.

Sebagaimana ramai diberitakan bahwa Bupati Ngada (NTT) Marianus Sae yg juga Cagub NTT yang diusung PDIP dan PKB terjaring OTT pada Minggu, 11 Februari 2018. Selain Marianus, ada empat orang lainnya juga dicokok KPK ditempat yang berbeda.

Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan di Gedung KPK, Senin (12/2) mengatakan bahwa OTT terhadap Marianus terkait sejumlah proyek. (TU)

Silahkan di ShareTweet about this on TwitterShare on Facebook

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *