Ini Dia Sebelas Pejabat Penerima Aspataki Award 2018

IMG-20180207-WA0000

Progresnews.Info-Organisasi Perusahaan Penempatan Pekerja Migran Indonesia yg dikenal dengan nama ASPATAKI menggelar acara cukup bergensi yaitu Penghargaan kepada 11 pejabat pilihan baik dari Kemnaker, Perwakilan, BNP2TKI serta Pejabat Daerah, yang berlangsung di Bandung,Jawa Barat, pada Sabtu,3 Februari 2018.

Ivent Nasional yang digagas Ketua Umum Saiful Mashud, SH berlangsung sukses meriah bahkan seluruh anggota Aspataki yang hadir maupun para tamu undangan dan para Penerima Aspataki Award 2018 semua mengatakan terharu, bangga dan sukses. Semoga akan meningkatkan semangat serta kinerja para Penerima Aspataki Award 2018 dalam melayani dan melindungi PMI ataupun P3MI.

“Acara semacam ini akan ditingkatkan di masa masa yang akan datang”, ujar Saiful kepada Wartawan Media Cetak, Online, dan elektronik.

Masih menurut Ketua Umum ASPATAKI, seluruh anggota Aspataki selesai Acara Aspataki Award akan terus menilai, memberikan, mencatat point point Pelayanan baik kepada Pejabat yang telah menerima Award 2018 atau Pejabat yang belum menerima Award guna mendapatkan apresiasi di masa yang akan datang yaitu untuk kategori ” Primaire Aspataki Award” terutama untuk Pejabat Tinggi, Pejabat Daerah, Para Kapolda/Kapolres, Para Gubernur serta para Bupati, Perwakilan Luar Negeri, para Kepala LTSA/PTSP/PTSA, juga Swasta dan Mitra Kerja Luar Negeri diharapkan akan ikut menerima Primaire Aspataki Award atau Aspataki Award.

Adapun Nama nama penerima Aspataki Award 2018 adalah : (1) Dirjen Binapenta dan PKK: IR. MARULI A. HASOLOAN, M.A., Ph.D (Kemnaker RI).
(2). Direktur PPTKLN: R. SOES HINDHARNO, SH (Kemnaker RI).
(3(.Kasubdit Kelembagaan: RENDRA SETIAWAN, SS (Kemnaker).
(4). Atnaker KBRI Singapura: AGUS RAMDHANY MACHJUMI (Kemlu)
(5).Kepala Bidang Tenaga kerja KDEI : Ir. DEVRIEL SOGIA, MM (Kemdag). (6) Kepala Disnakertrans Propinsi Jawa Timur: SETIAJIT. SH. MM. (7).Deputi Penempatan BNP2TKI: TEGUH HENDRO CAHYONO. (8). Kepala BP3TKI Bandung: DELTA, SH, MM. (9).Kepala BP3TKI Jakarta MUCHAROM ASHADI. (10). Kasubdit PAP dan Fasilitasi Pembiayaan SRI ANDAYANI (BNP2TKI). (11).Koordinator P4TKI Malang M. IQBAL (BNP2TKI).

Aspataki Award 2018 pertama kali dilaksanakan di sela sela Rakerda Aspataki DPD DKI Jakarta, Jabar, DPD Banten, DPD Jawa Barat (2-3/2/2018) juga Pelantikan Pengurus DPD DKI Jakarta, DPD Banten, Jawa Barat dab DPD Sumatera Utara serta Rapat Kerja Nasional DPP Aspataki 2018.

Rakernas Aspataki selain membahas program Kerja DPP Aspataki, juga berhasil membuat beberapa rekomendasi yang akan disampaikan ke Pemerintah baik untuk kepentingan tata kelola di saat masa transisi ataupun di saat pembuatan Permen/ Peraturan Pemerintah (PP) atau Perka BNP2TKI dan juga di saat Pelaksanaan UU No 18 tahun 2017.
IMG-20180207-WA0006

Rakernas dengan tema “Kesiapan Aspataki dalam melaksanakan UU No 18 tahun 2017″ antara lain harapan Aspataki agar seluruh Peraturan turunanya disesuikan juga dengan kesiapan/kenyataan dan kemampuan Pemerintah baik SDM maupun Anggaran.

Pendirian serta optimalisasi keberadaan LTSA, PTSA di semua Propinsi dan Kabupaten kantong kantong PMI, anggaran dan skema perekrutan dan Pelatihan Pemerintah harus benar benar siap sehingga dipastikan seluruh Peraturan Turunan bisa dilaksanakan.

Ketidaksiapan Sumber Daya Manusia dan anggaran yang dimiliki Pemerintah akan menjadikan Aturan Turunan menjadi mandul dan hanya akan menghiasi lembaran lembaran negara.

Peran swasta yang hanya Menempatkan PMI menjadikan swasta tidak lagi membiayai semua Proses mulai Perekrutan Pelatihan dan Penempatan, sehingga semua berpulang kepada Pemerintah itu sendiri,
Penyiapan Calon Pekerja Migran Indonesia kompeten menjadi tanggung jawab Pemerintah dan bukan menjadi tanggung jawab swasta.

Masih menurut Saiful, ” tidak adanya korelasi kenaikan deposit menjadi Rp.1,5 milyard dari Rp.500.000.000,- perlu menjadi perhatian Bpk Menteri Ketenaga Kerajan, karena kewenangan mengevaluasi perlu tidaknya deposit dinaikan pasa masa masa sulit adalah kebijakan P Menteri yang akan kami apresiasi nantinya.

Dalam hal ini bukan Aspataki menolak kenaikan Deposit namun diyakini Deposit tidak ada pengaruhnya dengan swasta, selain belum pernah ada PT yang dicairkan depositnya selama ini nilai uang deposit akan merosot dari tahun ke tahun apalagi Peran P3MI hanya menempatkan PMI yang disiapkan oleh Pemerintah.

Isu Pembukaan Moratorium ke Saudi juga menjadi salah satu rekomendasi tertulis yang diberikan kepada Pemerintah, “agar wacana Uji coba tidak melanggar aturan yang telah dibuat”, demikian kata Saiful.

“Cabut dulu moratoroum baru Uji coba penempatan PMI ke Saudi, karena semua tau Saudi hanya menginginkan informal PMI yang bekerja di sektor rumah tangga dan bukan pada sektor formal”, demikian salah satu rekomendasi Aspataki menurut Saiful. (TU)

Silahkan di ShareTweet about this on TwitterShare on Facebook

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *