Kemnaker Gelar Penyelesaian Perselisihan HI di Bali

IMG_20171116_102506

Progresnews.Info–Direktorat Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial Kementerian Ketenagakerjaan kembali menggelar Bimbingan Teknis Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial di Dalam dan di Luar Pengadilan Hubungan Industrial bagi Serikat Pekerja/buruh, Pengusaha , dan Mediator. Yang di gelar di Denpasar, Bali, pada Rabu, 15 November 2017.

Acara ini di buka oleh Ni Luh Made Wiratmi, SE, M.Si Kepala Dinas Tenaga Kerja dan ESDM Provinsi Bali.

Direktur Jenderal Pembinaan Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Tenaga Kerja Kementerian Ketenagakerjaan, Dra. Haiyani Rumondang Batubara, MA. Dalam sambutannya yang dibacakan oleh Direktur Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial Kemnaker, Drs.Jhon W. Daniel Saragih, Msi Mengharapkan agar pengusaha dan pekerja dalam menyelesaian perselisihan hubungan industrial hendaknya mengedepankan musyawarah untuk mufakat.

Haiyani mengatakan bahwa dalam Penyelesaian Perselisihan, baik itu perslisihan kepentingan, Hak, serta perselisihan PHK, Pengusaha dan Pekerja harus mematuhi perundang-undangan terkait ketenagakerjaan.

“Kalaupun penyelesaian hubungan industrial secara Bipartit tidak tercapai di perusahaan, maka kedua pihak dapat melibatkan mediator guna memediasi dua kepentingan, dengan harapan dua belah pihak menemukan titik temu yang menguntungkan keduanya.” ujar Haiyani.

Untuk itu, sambung Haiyani, pengadilan hubungan Industrial menjadi pilihan terakhir setelah tahapan-tahapan berupa Bipartit maupun Tripartit tidak mampu menyelesaikan perselisihan hubungan industrial yang dihadapi pekerja dan pengusaha.

Haiyani menghimbau kepada seluruh peserta yang hadir dalam acara bimbingan teknis ini, agar menggunakan momentum ini sebaik baiknya, sehingga kelak dapat menularkan pengetahuan akan penyelesaian perselisihan hubungan industrial kepada kawan kawan yang lain di perusahaan, bagaimana memahami tentang perundang-undangan yang berlaku terkait PPHI yakni UU No. 2 Tahun 2004. Bagaimana cara membuat gugatan dan sebagainya.

“Minimnya jumlah tenaga mediator menjadi tantangan tersendiri bagi pemerintah, hampir semua Dinas Tenaga kerja di daerah mengeluh karena tenaga mediator yang terbatas, untuk itu kedepannya akan menjadi perhatian serius bagi Kemnaker,” tandas Haiyani.

Untuk itu, guna mencegah pengangguran, Haiyani mengharapkan agar pengusaha dan pekerja selalu menjaga hubungan industrial yang harmonis di perusahaan, dialog ,interaksi dan kerjasama sangat dibutuhkan guna mencegah hal hal yang tidak diinginkan terjadi.

Singkat kata, Haiyani mengucapkan selamat mengikuti acara Bimbingan Teknis kepada seluruh peserta yang hadir baik yang berasal dari Provinsi Bali, maupun peserta yang hadir dari luar Provinsi Bali

Berdasarkan laporan panitia yang disampaikan oleh Kepala Seksi Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial Secara Mediasi Direktorat PPHI Mujahidan fauzi islami, SH, bahwa acara ini berlangsung dari tanggal 15–17 November 2017. peserta yang hadir dalam acara Bimtek ini sebanyak 48 orang, dari Unsur Pekerja/Buruh, Unsur Pengusaha (APINDO), serta Mediator.

“Para peserta yang hadir tidak saja berasal dari Bali saja , tetapi juga ada yang berasal dari NTB, NTT, Jawa Timur, Jawa Tengah, Yogjakarta, DKI Jakarta, Maluku, Timika (Papua), Kalimantan Selatan, Sulawesi Utara , Sulawesi Tengah dan lain lain,” ujar Muja.

IMG_20171116_074857

Saat berita ini diturunkan, Kamis, 16 November 2017, Kasubdit Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial (PPHI) Kemnaker DR. Reytman Aruan, SH, M.Hum sedang memaparkan Strategi strategi Penyelesaian masalah Hubungan Industrial. Dan setelah itu akan dilanjutkan Materi Merancang Negosiasi Yang Efektif Dalam Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial yang akan disampaikan oleh Praktisi Ketenagakerjaan Mitar Pelawi, SH,MM. Kemudian dilanjutkan dengan materi seluk beluk beracara dalam UU No.2 Tahun 2004 tentang Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial akan disampaikan oleh DR. I Wayan Gde Wiryawan, SH.MH.

Dan pada hari terakhir akan di tutup dengan acara Simulasi Penyelesaian Hubungan Industrial yang dipandu oleh Kepala Seksi Pemberdayaan PPHI Secara Bipartit,  Feryando Agung Saragih, SH,  MH. (Teddy Unggik)

 

Silahkan di ShareTweet about this on TwitterShare on Facebook

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *